-->
Info
|
Profil G+ Profil Facebook Profil twitter profil Youtube rss feed
Kebun Emas 250 x 250

Pro Kontra

Bagaimana tampilan situs ini menurut anda?

Terimakasih atas kunjungannya, Kami minta waktu pembaca semua sebentar untuk kasih penilaian untuk website ini, Apakah anda Suka Desain dan Warna situs ini?
Pro!
Kontra!
Tampilkan postingan dengan label news. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label news. Tampilkan semua postingan

Calo Tiket Kereta Ternyata Paham Internet dan Pakai Android untuk operasinya.

detak.co - Telepon seluler Android itu tak pernah lepas dari genggaman Eko Permadi, 36 tahun seorang calo tiket kereta api. Di balik tembok depan pagar luar Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat dia berdiri sambil menawarkan tiket kepada calon penumpang. Teriknya matahari siang tak dihiraukannya. Setelah ada yang berminat, pria asal Sragen, Jawa tengah itu mengajak calon penumpang ke sebuah meja bobrok di salah satu sudut deretan kios pedagang. Jemari tangannya 'menari' di atas Android, mencari tiket yang dipesan oleh calon penumpang.

Begitulah kini Eko dan para calo kereta api bekerja. Sejak PT Kereta Api Indonesia menerapkan sistem pemesanan online, ia dan teman-teman harus punya cara mensiasatinya. Salah satunya harus melek internet. Yudha yang juga seorang calo tiket kereta api di Stasiun Senen misalnya, Juni lalu dia membeli sejumlah tiket secara online. Tiket itu kemudian dia jual pekan lalu kepada calon penumpang yang ingin pulang kampung.

Senin lalu ada calon penumpang yang memesan lima tiket kereta api Brantas jurusan Kediri, Jawa Timur untuk keberangkatan dua hari sebelum Lebaran. Kepada calon penumpang Yudha cukup meminta salinan kartu tanda penduduk. KTP itu dia gunakan untuk mengubah identitas sesuai permintaan pembeli. Menurut Yudha sejak diberlakukan pembelian tiket secara online, para calo tiket kereta api tidak bisa bekerja sendirian.

Selain pengalaman yang beda, setiap calo punya kemampuan masing-masing. Bila ada pesanan tiket, biasanya satu calo akan berkomunikasi terus dengan calon penumpang agar tetap bisa ditempel. Sementara calo lain yang jago internet sudah siap dengan telepon seluler pintar serta Android di tangan untuk menelusuri informasi tiket. Biasanya calo yang paham pemesanan tiket secara online lebih senior. Mereka juga memiliki koneksi dengan orang dalam stasiun, seperti petugas keamanan, petugas pemeriksa karcis sampai karyawan stasiun.

Melalui hubungan kedekatan dengan petugas stasiun itulah akhirnya para calo bisa mendapat info soal tiket yang dibatalkan, dan dapat mengubah identitas penumpang dalam waktu cepat. “Kami yang cari penumpang, nanti dia yang senior yang eksekusi karena linknya kuat,” kata Yudha kepada detikcom, Selasa (30/7) lalu.

Kepala Stasiun Kereta Api Pasar Senen Dwi Sulistyono mengakui bahwa para calo tiket saat ini makin pintar. Mereka cepat beradaptasi setiap diterapkan peraturan baru. Meski pengawasan lebih ketat dan diberlakukan sistem online, tetap saja calo cepat bertindak dengan bantuan teknologi canggih seperti Android untuk memantau info ketersediaan tiket. Namun dia membantah ada pihak PT Kereta Api yang kongkalikong dengan calo demi keuntungan penjualan tiket. “Tidak benar itu. PT Kereta Api tegas soal ini kalau ada yang melanggar,” kata Dwi kepada detikcom.

Kepala Hubungan Masyarakat PT KAI Sugeng Priyono menepis dugaan adanya permainan oknum PT KAI dengan calo. Menurut dia, sulit bagi untuk calo bermain dengan sistem pengawasan yang ketat. Apalagi sistem boarding sulit dijiplak calo karena harus menyesuaikan identitas pemudik. Sementara Hari telah beranjak petang, dan Eko Permadi masih sibuk dengan Androidnya. Masih di luar pagar Stasiun Pasar Senen dia melayani calon pemudik yang tak sempat antri di loket.

Sumber:http://news.detik.com/read/2013/08/01/123230/2321165/10/calo-kereta-bawa-android-dan-melek-internet?9922022

Jokowi: Jakarta Sudah Penuh, Jangan Bawa Keluarga dari Kampung

detak.co - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengimbau warga Jakarta yang mudik tidak membawa sanak saudaranya saat kembali ke Jakarta. Kata Jokowi, ketua RT dan RW  harus menegur dan melapor ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil jika melihat ada warganya yang membawa pendatang baru ke Jakarta.
"Jakarta sudah padat, sudah penuh warganya. Jadi tidak usah dibawa," ujar Jokowi usai acara pelepasan 13.500 warga yang ikut program mudik gratis di Parkir Timur Senayan, Jakarta Pusat, Kamis 1 Agustus 2013.

Mudik gratis yang digelar PT Jasa Raharja itu memberangkatkan 250 bus yang rata-rata mengarah ke arah Jawa Timur. Mudik gratis tersebut diperuntukan bagi warga yang biasa mudik menggunakan sepeda motor.

Menurut Jokowi, sebaiknya perjalanan mudik memang terorganisir oleh sebuah instansi, karena dari segi kemanan bisa lebih terjamin. Daripada melakukan mudik dengan cara sendiri-sendiri.

Mudik sendiri risikonya besar, baik dari segi kriminalitas atau pun segi keselamatan. Apalagi jika mudik menggunakan sepeda motor, di mana reisiko kecelakaan sangat besar.

"Kalau seperti ini lebih bagus karena terorganisir dengan baik dipusatkan pada satu titik," kata dia. (umi)

Sumber:http://bisnis.news.viva.co.id/news/read/433896-jokowi--jakarta-sudah-penuh--jangan-bawa-keluarga-dari-kampung

Blusukan Jokowi Dinilai Habiskan Anggaran ?

detak.co - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) populer dengan kegiatan blusukan untuk mendekati masyarakat. Namun, Sekretariat Nasional Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Seknas Fitra) menilai blusukan gubernur yang akrab dipanggil Jokowi itu merupakan pemborosan.

Direktur Investigasi dan advokasi Fitra Uchok Sky Khadafi menyebut anggaran blusukan Jokowi atau belanja penunjang operasional pada 2013 senilai Rp 26,670 miliar per tahun. Jika dirata-ratakan, Jokowi dan pasangannya Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mempunyai anggaran masing-masing sekitar Rp 37 juta per hari sebagai dana penunjang operasional. "Blusukan Jokowi hanya menghabiskan anggaran," kata Uchok, dalam siaran persnya, Ahad (21/7).

Uchok membandingkan anggaran Jokowi dengan Gubernur DKI Jakarta sebelumnya, Fauzi Bowo. Menurut dia, Foke, panggilan akrab Fauzi, hanya mempunyai anggaran penunjang operasional sekitar Rp 17,640 miliar pada 2012. Nilai itu masih berada di bawah anggaran blusukan Jokowi. Artinya, menurut Uchok, APBD DKI Jakarta harus menyediakan dana blusukan yang lebih mahal senilai Rp 9,030 miliar pada era Jokowi.

Dengan itu, Uchok menganggap dana blusukan Jokowi hanya menjadi pemborosan anggaran. Karenanya ia menilai blusukan itu tidak memunculkan solusi untuk warga Jakarta. Uchok menyarankan Jokowi untuk membenahi ibu kota Indonesia ini dengan cara lain. "Untuk membenahi Jakarta bukan dengan cara blusukan, tetapi dengan benahi itu birokrasi," ujarnya. (republika.co.id)

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) membantah tudingan miring Forum Indonesia Untuk Transparansi Anggaran (Fitra) yang menyebutkan dirinya menghabiskan anggaran Rp26,6 miliar untuk blusukan atau inspeksi mendadak.

Mantan Wali Kota Solo itu menegaskan sama sekali tidak ada anggaran khusus untuk blusukan. "Blusukan nggak ada anggaran, modalnya hanya jalan kaki," katanya di Balai Kota, Senin (22/7/2013).

Dia menjelaskan adapun anggaran Rp26,6 miliar merupakan dana operasional yang digunakan untuk kegiatan yang bersifat mendesak atau dana taktis, misalnya ada kebakaran, gesekan antar warga yang butuh dana cepat, menggunakan dana tersebut. (bisnis.com)

Sementara itu Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, dana operasional taktis yang dikeluarkan baru Rp 2 miliar sampai Rp 3 miliar. Angka tersebut, menurut mantan Bupati Belitung Timur ini, termasuk yang dikeluarkan Gubernur DKI Joko Widodo.

"Itu untuk bantu korban banjir, makan kalau ada rembug dengan warga, dan pengeluaran dadakan lainnya," kata Basuki di Balai Kota pada Selasa, 23 Juli 2013.

Hal ini disampaikan Basuki menanggapi pernyataan Forum Indonesia untuk Transparansi (Fitra) bahwa dana blusukan Jokowi mencapai Rp 26,6 miliar. Padahal, anggaran taktis operasional itu tidak sekadar untuk blusukan.

Basuki meminta Fitra agar berhati-hati dalam merilis data, serta tidak mengada-ada dengan menyebut temuan dana blusukan. "Kalau temuan itu seolah kami sembunyikan, ini kan sudah kami publish di mana-mana, siapa pun bisa lihat," ujarnya.

Basuki mengatakan, apa yang dilakukan Fitra malah menjadi bumerang bagi mereka. Alasannya, Fitra, menurut Basuki, tidak melakukan klarifikasi terlebih dahulu soal anggaran tersebut dan malah memberi nama yang aneh, dana blusukan. "Kalau blusukan itu gratis," ujarnya.

Basuki menyebut niatan Fitra malah bermuatan politis. "Mungkin ada yang ingin menurunkan popularitas Gubernur dengan gaya blusukan-nya," ujarnya. (tempo.co

SETUJUKAH anda tentang rilis data dari FITRA tersebut? Pilih PRO jika anda SETUJU atau KONTRA jika anda TIDAK SETUJU 
Pro!
Kontra!

Gayatri Wailissa : Inspirator Muda Indonesia Kuasai 14 Bahasa Asing.

DETAK - Jika anda menyaksikan tayangan Kick Andy tadi  (Jumat, 19 Juli 2013 pukul 21.30) yang mengangkat tema “Inspirator Muda Indonesia” sungguh sangat menginspirasi siapa saja yang menontonya. Hampir setiap tayangan dari kick Andy ini memang selalu menginspirasi siapa saja yang menonton.

Pada kesempatan tayangan tersebut, Kick Andy menampilkan seorang remaja berusia 16 tahun tapi sudah menguasai 14 bahasa Asing. Dialah Gayatri Wailissa, seorang remaja putri kelahiran Ambon, Maluku dari pasangan Deddy Darwis Wailissa dan Nurul Idawaty, pedagang kaki lima dari Ambon yang telah mengharumkan nama bangsa Indonesia di Dunia Internasional.

Seperti dikutip dari kickandy.com (19/7/13), Gayatri Wailissa adalah seorang remaja putri kelahiran Ambon, Maluku yang mampu berkomunikasi dalam 14 bahasa asing. Tidak hanya itu ia juga wakil Indonesia untuk Duta Anak tingkat ASEAN. Ia bahkan menjadi delegasi tunggal (anak) Indonesia yang mewakili Konferensi ASEAN tahun 2012 di Thailand dan delegasi tunggal (anak) Indonesia dalam konferensi ASIA-Pasifik tahun 2013 di Nepal. Di konferensi tersebut, Gayatri kerap mempresentasikan isu-isu dan solusi terkait permasalahan anak.

Dia usianya yang terbilang muda, 16 tahun, Gayatri tidak hanya piawai menjadi pembicara di berbagai konferensi tingkat internasional. Namun ia juga berprestasi di bidang lainnya diantaranya juara medali perunggu Olimpiade Sains Astronomi 2012 serta Duta Tunas Muda Pemimpin Indonesia 2013. Di waktu luangnya, Gayatri juga aktif diberbagi bidang diantaranya adalah instruktur teater, penyiar radio, penerjemah bahasa, dan bahkan menulis berbagai karya sastra.

Gayatri memiliki motto dalam hidup, “tidaklah penting siapa kita, yang terpenting adalah apa yang bisa kita lakukan untuk menunjukkan apa yang mampu kita perbuat”. Gayatri, anak cerdas dan berbakat ini menunjukkan bahwa siapapun dapat maju. Seperti dirinya yang datang dari keluarga sederhana. Ayahnya seorang pedagang kaki lima, pengrajin kaligrafi sedangkan ibunya seorang ibu rumah tangga. Di Kick Andy, Gayatri menunjukkan kemampuannya berkomunikasi dalam berbagai bahasa asing dengan memperkenalkan dirinya menggunakan 9 bahasa yaitu Inggris, Arab, Jepang, Spanyol, Jerman, Perancis, Mandarin, Italia, dan tidak lupa bahasa asli daerahnya, Ambon.

Saat di wawancarai oleh Andi F. Noya, Gayatri mengatakan jika kemampuanya ini tidak lepas dari peran kebiasaan dia yang sangat SUKA MEMBACA dan rajin belajar sehingga menjadikanya bisa seperti sekarang ini.

Ketertarikan Gayatri dalam mempelajari berbagai bahasa bermula saat Ia sedang menonton kartun berbahasa Inggris saat berusia 10 tahun. Karena tidak mengerti apa yang diucapkan dalam kartun itu, Gayatri merasa penasaran dan tertarik untuk belajar bahasa Inggris. Menurut Gayatri, Ia tak pernah menempuh sebuah kursus untuk menguasai sebuah bahasa. Ia hanya belajar melalui buku, flm dan musik. Ia juga punya kebiasaan unik berbicara dalam bahasa asing di depan cermin guna memperlancar kemampuan berbahasanya. Hingga saat ini Gayatri telah menguasai 13 bahasa asing meliputi bahasa Inggris, Italia, Spanyol, Belanda, Mandarin, Arab, Jerman, Perancis, Korea, Jepang, India, Rusia dan Thailand.

 Prestasi yang sudah di raih oleh Gayatri ini seharusnya bisa memotivasi remaja dan masyarakat Indonesia pada umumnya untuk terus menggali potensi diri dengan rajin membaca dan terus belajar guna meraih prestasi.

FITRA: Kalau Ingin Kaya, Jadilah Kepala Daerah

Mantan Bupati Tangerang Ismed Iskandar yang sekaligus ayah dari Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar saat berjalan sebelum pelantikan Bupati baru Tanggerang di Dewan Perwakikan Rakyat Daerah Kabupaten Tangerang, Banten, (22/3). TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat 

DETAK Jakarta - Direktur Investigasi Dan Advokasi Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) Uchok Sky Khadafi mengatakan menjadi kepala daerah dapat membuat seseorang kaya raya dalam waktu singkat. "Kalau ingin kaya, jadilah kepala daerah. Kaya tapi masuk neraka," katanya di Jakarta, Jumat 19 Juli 2013.

Hal itu ia sampaikan setelah membacakan publikasi IHP (Ikhtiar Hasil Pemeriksaan) dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK). Pada periode tahun 2008 - 2012. anggaran 33 provinsi yang tersebar di Indonesia telah merugikan negara sebesar Rp 4.1 trilyun rupiah dengan jumlah 9.312 jenis kasus.

BPK mencatat provinsi DKI Jakarta menempati urutan keempat teratas di Indonesia sebagai provinsi yang menyumbang kerugian negara. "Provinsi DKI Jakarta ditemukan kerugian negara sebanyak Rp 191.112.690 rupiah dengan jumlah kasus sebanyak 967 jenis," kata Uchok.

Ranking pertama ditempati provinsi Sumatera Utara dengan jumlah kerugian negara sebanyak Rp 400 miliar rupiah. Disusul dengan provinsi Aceh yang mencatat Rp 308 miliar. Di nomor tiga, provinsi Papua Barat membukukan jumlah kerugian sebanyak Rp 207 miliar.

Menurut Uchok, hambatan pemberantasan korupsi daerah ini disebabkan komitmen kepala daerah sangat minim untuk melakukan pemberantsan korupsi. "Setelah jadi kepala daerah, yang dipikirkan balik modal bukan melayani rakyat." Alih-alih mengawasi eksekutif, lanjut Uchok, DPRD malah bekerja sama dengan eksekutif untuk mencari materi dari program APBD demi kebutuhan partai dan partai mereka.  (tempo.co)

Dituding Pro Nazi, Soldaten Kaffee Bandung Tutup

DETAK - Bandung - Sebuah kafe bergaya Nazi Jerman di Bandung, Soldaten Kaffee der Kommandantur Gross, tutup usaha sejak sepekan lalu. Pemiliknya, Henry Mulyana, mengatakan penutupan itu karena pemberitaan media massa yang tidak benar. "Berawal dari berita yang tidak sesuai dengan keterangan saya waktu wawancara," ujarnya, Sabtu, 20 Juli 2013.

Pada berita sebuah harian berbahasa Inggris, kata Henry, ia disebutkan mengklaim tidak ada bukti Nazi telah melakukan kejahatan kemanusiaan terhadap bangsa Yahudi. "Itu tidak benar. Saya katakan sekali lagi, saya percaya dan yakin holocaust itu pernah terjadi," katanya.

Henry yang didampingi kuasa hukumnya menyatakan ia telah menjadi korban dari pemberitaan sepihak. Ia menuding ada unsur rekayasa dan pelintiran berita yang bertujuan untuk mencari sensasi. "Kami minta hak jawab ke media tersebut, kalau tidak dimuat kami akan laporkan ke Dewan Pers," kata kuasa hukum Henry, Rohman Hidayat.

Menurut Rohman, berita miring soal pemilik dan kafe bergaya Nazi itu telah menyebar ke belasan koran asing, seperti di Amerika Serikat dan Israel. Henry juga mengaku mendapat kecaman dari pihak luar negeri, serta telepon bernada marah dari beberapa orang. "Seolah-olah Henry itu penganut Nazi," kata Rohman.

Karena sudah dicap negatif, Henry memutuskan untuk menutup usahanya. Kecemasan berikutnya yaitu ditolak ke sejumlah negara karena dianggap pendukung Nazi. "Padahal, Nazi di kafe itu cuma jadi seni, bukan penyebaran ideologi," ujar anggota Reenactor berusia 35 tahun itu. Kafe bergaya Jerman itu dibuka pada 2011 di Blok A 46 Pasirkaliki Hyper Square, Bandung. (tempo.co)

Kronologi Pengeboman Polsek Rajapolah Tasikmalaya

DETAK – Bom rakitan meledak pukul 02.00 dini hari tadi, Sabtu 20 Juli 2013, di Polsek Rajapolah Tasikmalaya, Jawa Barat. Seorang sopir truk yang sedang beristirahat di sekitar Polsek, Hasan Ashari (43 tahun) rupanya melihat rentetan peristiwa itu sampai pelaku kabur.

Hasan pun memberikan keterangan sebagai saksi kepada polisi. Ia mengatakan, awalnya melihat dua orang lelaki menggunakan sepeda motor jenis Yamaha Mio. Perawakan tubuh mereka satu besar dan satu sedang. Keduanya menggunakan jaket hitam dan helm.

Dua pengendara motor yang berboncengan itu datang dari arah Tasikmalaya dan masuk ke pelataran Polsek Rajapolah. Salah satu dari pelaku turun dari motor dan menaruh benda di halaman Polsek, tepatnya di bawah jendela ruang Kapolsek.

Tak lama kemudian, ledakan terdengar. Awalnya polisi menduga itu bunyi petasan. Anggota yang piket jaga baru sadar bahwa ledakan itu bom, beberapa saat kemudian. “Bom memang tidak sempat meledak, hanya berbunyi seperti mercon dan mengeluarkan asap,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri, Brigadir Jenderal Polisi Boy Rafli Amar.

Bom yang meledak memuntahkan benda tajam jenis paku dan timah. Petugas polisi langsung tiarap dan menyiagakan senjata. Asap kemudian muncul dan paku bertebaran dari bom yang tak sempurna meledak itu. Paku dan timah ini diduga dirakit bersama bom di dalam panci presto untuk melukai para polisi. Tak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

Di lokasi, petugas menemukan panci presto berisi belerang dan mesiu. Sementara paku dan timah ditemukan sekitar 10 meter dari titik ledakan. Polisi juga menemukan ponsel dan detonator yang diduga sebagai pemicu bom.

Sementara itu, kedua pelaku langsung melarikan diri ke arah Bandung dengan melawan arus lalu lintas. Baru kabur beberapa meter dari Polsek, motor yang mereka kendarai berputar arah dan sempat terjatuh. Namun pelaku kembali melanjutkan pelarian ke arah Tasikmalaya.(viva.co.id)

Bentrok dengan Warga Kendal, Ini Versi FPI

DETAKinfo - Bentrok terjadi di Sukorejo, Jawa Tengah, Kamis malam. Front Pembela Islam (FPI) mengungkapkan, bentrok ini bermula saat laskar massa Islam ini dihadang preman di Sukorejo.

"Laskar kami berangkat dengan dua mobil dari Kendal. Isinya sekitar 20 orang," jelas Wakil Sekretaris Jenderal DPP FPI Awit Masyhuri saat dihubungi VIVAnews, Jumat 19 Juli 2013.

Karena dihadang, bentrok tak terhindarkan. Namun, dia mendapat informasi  salah satu mobil dibakar preman. "Dari situ kami belum dapat informasi. Katanya mobil laskar FPI menabrak warga hingga tewas. Tapi, kami masih mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi," kata dia.

Jangan-jangan, imbuhnya, kabar laskar menabrak warga itu sebagai pengalihan isu dari peristiwa sebenarnya. "Saya masih menunggu informasi dari sana. Kami tidak mengirim tim pusat. Biar FPI Jawa Tengah saja," imbuhnya.

Insiden ini bermula dari konvoi FPI pada Rabu, 18 Juli 2013. Mereka meminta semua tempat maksiat di Temanggung tutup di bulan Ramadan. Namun tak digubris.
Akhirnya, Kamis kemarin, laskar FPI dari Kendal diturunkan lebih banyak. "Tapi, digunting di Sukorejo. Preman ini, kami duga ada kaitannya dengan preman yang membekingi tempat maksiat di Temanggung," jelas Awit. Bentrok pun tak terhindarkan. (viva.co.id)

Bentrok Kendal Dipicu Tewasnya Warga karena Tertabrak Konvoi FPI

DETAKinfo - Bentrok massa di Sukorejo, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, dipicu tertabraknya seorang warga oleh konvoi kendaraan Front Pembela Islam (FPI). Karena tidak terima, warga kemudian membakar mobil yang ditumpangi oleh rombongan FPI.

"Ada satu warga setempat yang meninggal karena tertabrak dan penabraknya sudah kami tangkap," kata Kepala Bidang Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Djihartono saat dihubungi Liputan6.com di Jakarta, Kamis (18/7/2013).

Dia menambahkan, kasus kecelakaan lalu lintas itulah yang menjadi penyebab bentrokan yang terjadi antara warga dengan rombongan FPI tersebut. Hingga akhirnya anggota FPI terkurung di dalam Masjid Sukorejo. "Sekarang sudah kami evakuasi ke Mapolres Kendal. Kami selesaikan baik-baik," tutur dia.

Djihartono mengaku belum mengetahui jumlah pasti anggota FPI yang dievakuasi itu. Tapi yang jelas, situasi di Kecamatan Sukorejo sudah mulai terkendali. "Kondisi sudah aman," ujar Djihartono.

Wakil Sekjen FPI Awit Masyhuri mengatakan, rombongan FPI Kendal itu sebenarnya hendak menuju Kabupaten Temanggung. Mereka akan memberi dukungan kepada anggota FPI Temanggung yang akan melaporkan pengepungan yang dilakukan sekelompok orang saat mereka melakukan imbauan penutupan tempat hiburan pada Rabu kemarin.

Namun, saat sampai di Kecamatan Sukorejo, rombongan FPI Kendal itu dicegat massa. Anggota FPI kemudian disuruh turun dan mobil yang mereka tumpangi dibakar massa. Anggota FPI Kendal itu kemudian terkurung di Masjid Sukorejo dan akhirnya dievakuasi ke Mapolres Kendal. (liputan6.com)

Gila : Penumpang Tidak senonoh di Pesawat melihat pramugari terlalu seksi

DETAKinfo - Penumpang Batavia Air  ini ditahan polisi lantaran melakukan tindakan tidak sepantasnya di pesawat karena tak sanggup menahan napsu melihat para pramugari yang seksi.


Penumpang Batavia Air Nomor Penerbangan GY-593 dari Jakarta-Medan, BS (23) warga Lorong Sekolah, harus berurusan dengan Kepolisian Bandara Polonia, karena berprilaku seks menyimpangan yang dilakukannya di Lavatory (toilet-red).

Sesuai, keterangan Kepala Awak Kabin Andrianing Tyasti Devi, dalam pengakuannya yang ditulis pada sehelai kertas HVS yang diterima Kepala Pos Polisi Bandara Polonia Aiptu S Sihombing, Jumat (15/4). Dia melakukan hal itu di dalam toilet bagian belakang pesawat tersebut, saat pesawat mengudara.

Saat berada di lavatory (WC), lanjut Devi, penumpang yang dikenal sebagai salah seorang mahasiswa di salah satu Sekolah Pelayaran di Jakarta tersebut tidak menutup pintu lavatory dengan sempurna. Karena mengetahui hal tersebut, cabin 3 yang dijaga Vera Risma S bermaksud mengingatkan, tapi penumpang tersebut tidak mau tau. Kemudian penumpang tersebut kembali duduk di bangkunya semula.

Selanjutnya, penumpang tersebut kembali masuk ke lavatory untuk kali kedua. Kali ini, tambah Devi, prilaku orang tersebut semakin aneh. Dengan membuka sedikit pintu lavatory, bermain mata dengan cabin belakang seperti memanggil atau mengajak sambil membiarkan resleting celananya terbuka dan memegang kemaluannya hingga sempat mengeluarkan cairan sperma.

Kemudian cabin 3 melaporkan kejadian itu kepada petugas kabin 4 yang dijaga Rizki Aisyiah. Keributanpun pecah hingga mengundang perhatian para penumpang lainnya yang sama terbang dalam peswat itu
Untungnya, dalam penerbangan tersebut ada salah seorang penumpang anggota TNI dan langsung mengamankan penumpang tersebut. Selama penerbangan, penumpang tersebut dikawal anggota TNI.

Setibanya di Bandara Polonia pukul 16.00 WIB, penumpang tersebut langsung diserahkan kepada sekuriti Batavia yang diteruskan kepada sekuriti Angkasa Pura (AP) II Bandara Polonia yang diterima Herven dan menyerahkannya penumpang tersebut ke Pos Polisi untuk diproses.

Dalam pemeriksaan BS mengaku kalau penyimpangan sex yang dilakukannya tersebut merupakan kebiasaannya setelah melihat cewek cantik, langsung melakukan hal tersebut.  (indonewyork.com)

Tim pemburu preman akan tangani Hercules dan John Kei

DETAKinfo - Tim Pemburu Preman Polres Metro Jakarta Barat dibentuk untuk menekan angka premanisme di Jakarta Barat. Selain aksi kejahatan di jalanan dan pencurian dengan kekerasan, aksi premanisme yang paling sering terjadi adalah keributan antar kelompok preman yang disebabkan perebutan lahan kosong.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Fadil Imran menuturkan, sejumlah wilayah yang sering terjadi perebutan lahan kosong berada di Kalideres, Cengkareng, dan Kebon Jeruk. Dia pun mencontohkan keributan yang terjadi antar kelompok Hercules dan John Kei yang pernah bentrok di Cengkareng.

"Tim ini bertugas menangani kelompok preman besar seperti kelompok Hercules dan John Kei. Dulu kan mereka sempat bentrok di Cengkareng gara-gara lahan," jelas Fadil Imran saat ditemui di ruangannya, Selasa (16/7).

Tim yang berjumlah 30 orang ini berasal dari unit Reserse Kriminal. "Banyak street crime, kejahatan jalanan, curas di Jakarta Barat dan kasus premanisme seperti kasus Hercules dan Laskar Merah Putih, pimpinan punya kebijakan kita terjemahkan ini. Tim pemburu preman pertama di indonesia," kata Fadil Imran.

Fadil menambahkan, derajat keresahan pada masyarakat itu yang perlu dihapuskan. "Denger preman kadang sudah takut. Korban luka berat, masyarakat sudah ngeri. Jadi tidak hanya kualitas melainkan kuantitas," jelas Fadil.

Anggota tim khusus ini, lanjut Fadil menjalani latihan khusus seperti pelatihan menembak dan bela diri di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok dan Pusdiklat Reserse Mega Mendung. (merdeka.com)

Pesawat Jatuh di Kebun Singkong Subang

detakinfo - Pesawat terbang layang tanpa mesin jatuh di kebun Singkong, Kampung Sawah Baru, Desa Tangulun Timur Kecamatan Kalijati, Kabupaten Subang.

Sebelum jatuh, pesawat tanpa mesin itu melayang-layang dan kemudian turun serta membalik ke arah barat setelah menyerempet pohon singkong. (inilah.com)

Seperti dikutip oleh kompas.com pesawat ini dipiloti oleh Seorang siswa sekolah penerbang di Lanud Suryadharma Subang, Jawa Barat, Edmund Edward Fele (28), tewas setelah pesawat jenis Glider yang diterbangkan olehnya jatuh di daerah perkebunan Kampung Sawah Baru, RT 08 RW 02, Desa Tanggulun Timur, Kecamatan Kalijati, Subang, Jawa Barat, Kamis (4/7/2013) sekitar pukul 08.54 WIB.

Menurut keterangan dari Komandan Lanud Suryadharma Kolonel Penerbang Eding Sungkana, pesawat latih tersebut jatuh karena kehilangan kecepatan setelah terbang di atas ketinggian 1.500 kaki dari permukaan tanah.

"Kalau cuaca bagus, tidak ada masalah," kata Eding saat dihubungi Kompas.com, Kamis (4/7/2013).

Lebih lanjut Eding menambahkan, kondisi pesawat pun masih dalam keadaan siap terbang dan tidak ada masalah.

"Kondisi pesawat bagus. Sering digunakan juga," tambahnya.

Sampai berita ini diturunkan, TNI AU masih melakukan penyelidikan lebih lanjut mengenai penyebab pasti jatuhnya pesawat tersebut.

Pilot pesawat latih jenis Glader G2101, Edmund Edward Fele (28) diketahui dalam keadaan banyak pikiran.
Menurut keterangan dari Komandan Lanud Suryadharma Kolonel Penerbang Eding Sungkana, beberapa hari ke belakang, Edward yang masih terdaftar sebagai siswa penerbang sering tidak berkonsentrasi karena memikirkan istrinya yang kini tengah hamil besar di Papua.

Ini Cara YouTube Sambut Bulan Puasa di Indonesia

detakinfo - Jelang datangnya bulan suci Ramadan, Google melalui platform video online YouTube, untuk pertama kali menghadirkan saluran yang berisi konten video yang khusus bertemakan islami untuk masyarakat Indonesia.

Saluran Islami yang diberi nama "YouTube Semangat Ramadanmu" jadi jawaban dari permintaan pengguna Internet Indonesia yang selama bulan Ramadan ingin mencari informasi dan pencerahan bertema religi.

Menurut Rudy Ramawy, Country Head Google Indonesia, di dunia nyata bulan Ramadan menjadi momen yang sangat tepat untuk meningkatkan iman, menambah ibadah, dan berkumpul dengan keluarga.

"Sementara di dunia maya, minat terhadap konten-konten religi meningkat sangat tajam di bulan Ramadan, mulai dari pembuatan kue, resep makanan, lagu religi, dan lainnya," kata Rudy, di acara peluncuran 'YouTube Semangat Ramadanmu', Jakarta, 4 Juli 2013.

Rudy menambahkan, sewaktu YouTube Indonesia pertama kali diluncurkan pada pertengahan tahun 2012, kami sudah melihat tren meningkatnya pencarian kata kunci "Ramadan" dan "religi."

"Tapi, tahun lalu kami belum siap menyediakan saluran khusus Ramadan. Baru tahun ini kami siap dengan konten-konten bertemakan Islami," ujar Rudy.

Saluran "YouTube Semangat Ramadanmu" akan menyediakan empat topik terpopuler yang paling dicari oleh masyarakat Indonesia, yaitu kuliner, musik, religi, dan hiburan.

Dalam menyediakan saluran yang bertema Islami ini, YouTube berkerja sama dengan PT Unilever Indonesia sebagai mitra utama. "Konten yang akan kami hadirkan adalah mengenai resep makanan dan kecantikan," kata Adeline Ausy Setiawan, Country Media Head Unilever.

Sedangkan, mitra-mitra lokal penyedia konten yang ikut berpartisipasi terdiri dari Trinity Optima, Musica Studio, Aquarius Musikindo, Nagaswara, Falcon Qur'an Learning Centre, KapanLagi, Femina Group, dan Kompas TV.

Saluran Semangat Ramadanmu mulai bisa diakses pada 8 Juli 2013 sampai seminggu setelah Idul Fitri.

1 miliar pengguna

Untuk diketahui, saat ini, YouTube memiliki jumlah pengunjung sebanyak satu miliar per bulan, atau hampir setengah jumlah pengguna Internet di dunia yang jumlahnya berkisar 2,5 miliar.

Hari ini, sudah ada enam miliar jam video YouTube yang ditonton per bulan dan 100 jam video yang diunggah per menit. Semua dihitung dari 56 negara yang sudah memiliki akses YouTube. (viva.co.id)

Aceh kembali digoncang gempa 5,5 SR

detakinfo - Wilayah Aceh kembali digoyang gempa bumi. Malam ini gempa berkekuatan 5,5 SR kembali menggoyang wilayah serambi Mekkah itu.

Dari situs BMKG, Selasa (2/7) gempa 5,5 SR tersebut terjadi sekitar pukul 20.55 WIB. Titik gempa berada di 4.70 Lintang Utara dan 96.69 Bujur Timur. Pusat gempa berada di kedalaman 10 Km.

Sebelumnya, siang tadi Aceh juga digoyang gempa berkekuatan 6,2 SR. Akibat gempa tersebut dua warga dilaporkan tewas dan ratusan lainnya luka (sumber : merdeka.com)

Pengusaha Rokok Bantah Isu Darah Babi di Filter Rokok

detak info — Gabungan Perserikatan Pabrik Rokok Indonesia (GAPPRI) menilai, tuduhan Ketua Komnas Pengendalian Tembakau (Komnas PT) DR Hakim Sorimuda Pohan yang mengatakan dalam filter rokok yang digunakan di Indonesia terkandung darah babi adalah kebohongan publik yang disengaja.
Sebab, dalam hasil riset Lembaga Penelitian Pengkajian Obat dan Makanan Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) telah ditegaskan, filter rokok yang beredar di Indonesia tidak ada yang mengandung darah babi.

Demikian siaran pers GAPPRI yang diterima Kontan, Minggu (30/6/2013).

Sekretaris Jenderal GAPPRI Hasan Aoni Aziz menyatakan, isu darah babi pada filter rokok pernah muncul di Indonesia dan Australia pada tahun 2010. Kala itu, ia menjelaskan bahwa LPPOM MUI kemudian melakukan penelitian terhadap filter rokok yang beredar di Indonesia, baik dalam negeri maupun impor.
"Hasil riset LPPOM MUI terhadap filter rokok yang beredar di Indonesia, tidak ada yang mengandung darah babi, dan itu sudah dirilis resmi MUI. Kesimpulan penelitian LPPOM MUI sebenarnya menjadi jawaban atas tudingan yang tidak benar ketika itu," ungkap Hasan dalam siaran pers.

Hasan menyebutkan, hanya 1 persen kemungkinan seorang berpendidikan tinggi seperti Hakim Sorimuda melakukan kesalahan kutip secara tidak sengaja.

"Jadi, 99 persennya memang sadar mengutip secara salah. Ini kebohongan publik yang disengaja," kata Hasan.

Sebagaimana diberitakan, Hakim Sorimuda membuat pernyataan itu dalam kampanye anti-rokok yang dihadiri ratusan PNS, pengelola hotel dan restoran, serta pengelola tempat-tempat umum, yang juga dihadiri Wali Kota Banjarmasin, Rabu (26/6/2013) lalu.
Hakim menyatakan hal itu setelah mengutip pernyataan Profesor Kesehatan Masyarakat Universitas Sydney Simon Chapman. Simon sendiri merujuk dari hasil riset Christien Meindertsma, peneliti dari Eindhoven, Belanda.
Dengan merujuk pernyataan Simon, Hakim mengatakan terdapat 185 perusahaan rokok di negara itu (Belanda) yang menggunakan hemoglobin (Hb) babi sebagai bahan pembuat filter rokok.

Hasan meyakini hanya ada dua kemungkinan kesalahan, yaitu Hakim Sorimuda yang salah mengutip, atau dua-duanya (Hakim dan Simon Chapman) salah mengutip hasil riset Meindertsma. "Jangan-jangan Komnas PT sudah kehilangan isu sehingga memilih cara-cara yang tidak patut," tambah Hasan.

Terkait kemungkinan akan memperkarakan tudingan Hakim ke jalur hukum, Hasan mengatakan bahwa GAPPRI sudah mempersiapkan diri membawa masalah ini ke jalur hukum. "Kami akan mengadukan Komnas PT ke jalur hukum jika tidak mencabut pernyataannya," tegas Hasan. (Adhitya Himawan/kompas.com)

Munarman, siram teh dan pesan KPI untuk Tv One

Acara diskusi Apa Kabar Indonesia Pagi yang ditayangkan TvOne kemarin pagi diwarnai insiden. Dalam diskusi dengan tema pembatasan jam operasi tempat hiburan malam, Juru Bicara FPI Munarman menyiram sosiolog Universitas Indonesia (UI) Thamrin Amal Tomagola dengan secangkir teh.

Munarman mengaku kesal dengan Thamrin karena sosiolog itu memotong-motong pembicaraannya.

Namun, hingga acara diskusi selesai, mantan Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) ini enggan untuk meminta maaf kepada Thamrin. "Biasa-biasa saja, ngapain saya minta maaf, saya tantang sekalian, saya ladeni," tantang Munarman.

Thamrin Amal yang menjadi korban penyiraman teh ini mengatakan Munarman tidak suka pernyataannya. Thamrin membeberkan penyebab Munarman reaktif dalam tiga poin.

"Pertama ancaman polisi akan menindak ormas yang melakukan sweeping, yang itu adalah agenda polisi tahunan. Kemudian dia menyatakan, penyebab polisi melarang sweeping adalah karena pertanyaan wartawan kepada polisi, sehingga polisi menjawab akan menindak. Ketiga, dia bilang aparat Negara tidak pernah hadir saat ada kekerasan, saya bilang betul. Negara banyak membiarkan kekerasan, nah pada saat saya melakukan komentar itu. Dia anggap saya membela yang minoritas," terang Thamrin.

Kemudian Thamrin menambahkan, Munarman menudingnya selalu membuat analisa yang menyudutkan Islam. Dirinya menambahkan, kekerasan harus dihentikan dimulai dari rumah tangga, komunitas, sekolah, lembaga legislatif dan lingkungan.

"Jangan sampai meniru kekerasan. Itu konyol. Kemarahan itu berasal dari sana (kepincangan ekonomi). Dan, kita juga harus hindari dakwah dengan yang keras. Mereka yang berada dalam posisi yang tidak berdaya, akan merasa terancam," jelasnya.

Pernyataannya itu, menurut Thamrin, disebutnya sebagai pemicu kemarahan Munarman hingga menyiramkan segelas minuman kepada dirinya. Tidak terima dengan perlakukan Munarman yang tidak etis, dirinya melaporkan Munarman ke polisi.

Thamrin tak mau banyak komentar. Tampak jelas kekesalan Thamrin kepada Munarman. Dia mengungkapkan kekesalannya dengan intonasi suara marah.

"Saya ini sedang lapor ke polisi," kata Thamrin dengan nada marah.

Munarman sama sekali tidak takut jika dirinya dilaporkan Thamrin ke polisi. Munarman menegaskan dia cuma takut dengan api neraka.

Selain itu, tidak tampak sama sekali penyesalan di wajah Munarman. Bahkan, Menurut dia, siraman pantas didapat Thamrin yang kerap memotong pembicaraannya.

"Kenapa takut? Saya takut masuk neraka, saya tidak takut masuk penjara," tegas Munarman.

Dengan santai, Munarman pun berkelakar dia tidak menyiram Thamrin, tapi hanya 'ngasih minum'."Saya lihat dia (Thamrin) pagi-pagi belum minum teh, haus, ya kita kasih minum. Karena jauh, ya jadinya begitu," katanya dengan santai.

Insiden Juru Bicara FPI Munarman yang menyiram muka sosiolog Universitas Indonesia (UI) Thamrin Amal Tomagola dengan secangkir teh, di acara diskusi yang disiarkan langsung oleh TvOne itu, tak luput dari pantauan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI).

Wakil Ketua KPI Eski Tri Rezeki Widianty menegaskan, insiden tak senonoh itu harus menjadi pelajaran bagi TvOne ke depan. Mereka harus mendefinisikan kembali siapa yang layak menjadi narasumber sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) tentang pemilihan narasumber, terutama untuk acara live.

"Kami sebenarnya sudah berkali-kali mengingatkan stasiun televisi untuk memilih narasumber yang sesuai. Acara tadi pagi itu saya sudah lihat. Ini harus menjadi pelajaran bagi TvOne," kata Eski yang juga menjabat sebagai Komisioner Isi Siaran di KPI ini.

Menurut Eski, acara diskusi di TvOne tadi pagi berkaitan dengan organisasi kemasyarakatan (ormas). Namun televisi itu memilih narasumber dari Front Pembela Islam (FPI). Dia menilai, pemanggilan FPI itu lebih banyak sensasinya dari pada muatan pengetahuan.

Seharusnya, dia melanjutkan, masih banyak ormas lebih baik lain yang bisa dimintai pendapat dan menjadi narasumber. "TV kita memang cenderung lebih banyak mengedepankan sensasi, dari pada informasi yang mendidik untuk publik. Jadi jangan hanya mengejar sensasi," tuturnya.

Elki mengaku, jika sudah seharusnya tvone meminta maaf kepada publik atas insiden yang tidak patut ditonton tersebut. Pihaknya berharap, agar siaran tv lebih mengedepankan muatan pengetahuan dibandingkan hanya mengejar sensasi semata.

"Mereka berjanji akan mengevaluasi internal, dan berjanji ke depan tidak akan terjadi lagi," pungkasnya.

Sumber : merdeka.com

Video: Siaran Langsung TVOne, Jubir FPI Siram Air ke Sosiolog UI


Aksi siram teh oleh jubir FPI Munarman terhadap sosiolog Tamrin Tomagola menjadi pembicaraan hangat. Insiden tak terduga terjadi saat siaran langsung TVOne, Jumat pagi 28 Juni 2013. Salah satu narasumber, yakni juru bicara Front Pembela Islam (FPI) Munarman tiba-tiba menyiram air minum ke narasumber lain, sosiolog Universitas Indonesia Thamrin Tomagola.

Dalam program Apa Kabar Indonesia Pagi, Jumat (28/6/2013) pagi, ada 3 narasumber yang hadir, antara lain Munarman, Thamrin Tomagola, dan Karo Penmas Mabes Polri Boy Rafli Amar. Munarman terlihat mengenakan kemeja batik putih berlengan pendek. Sementara Thamrin memakai batik lengan pendek berwarna cokelat. Insiden bermula saat Munarman dan Thamrin berdebat soal pembatasan jam malam tempat hiburan di Jakarta. Tak terduga, Munarman menyiram air minum ke Thamrin. Suasana menjadi semakin tegang.

Berikut dialog mereka saat diskusi itu berlangsung:

"Ini analisa yang dibuat-buat tanpa fakta, saya bawa beritanya ini fakta. Yang razia ibu-ibu bukan dari kalangan yang disebut Pak Tamrin aliansi politik lah segala macam, mengada-ada," kata Munarman dalam pemaparannya.

"Ini ibu-ibu razia minuman keras beritanya bulan 4 kemarin, karena di Papua banyak keonaran karena orang minum minuman keras. Jadi ibu-ibu ini mereka resah. Ini di Mimikia, ini di Sorong (sambil menunjukkan print out berita). Ada dua berita jadi nggak ada kaitannya dengan politik yang disebut-sebut (Tamrin) tadi," lanjutnya.

"Tapi bang Munarman Pak Tamrin, hukum itu harus ditegakkan. Jadi koridornya aparatlah yang seharusnya menindak?" tanya presenter Tv One Arief Fadil.

"Kalau soal hukum, ditegakkan kah hukum terhadap pelarangan minuman keras? tanya Munarman.

"Menurut bang Munarman?" lanjut Arief.

"Tidak ada yang menegakkan. Jadi polisi, Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian, Dinas Parwisata itu tidak melarang padahal sudah melarang minuman keras. Ya minuman keras, tempat hiburan segala macan, itu tidak ditegakkan aturanya. Itu masalahnya," ujar Munarman masih santai.

"Sekarang beliau ini (Tamrin) melihat hilirnya, ketika masyarakat seperti yang ini (menunjukkan print out berita) konteks kita ibu-ibu mengambil tindakan sendiri. Kalau dalam perspektif beliau ini tidak masuk," tutur Jubir FPI berbaju kemeja putih itu.

"Anda nggak tahu.. Hei dengar dulu anda nggak tahu apa yang saya maksud.." Tamrin menyela sambil menunjuk-nunjuk karena tersinggung dengan pernyataan Munarman.

"Diam anda diam..!!" timpal Munarman.

"Anda...." Byur!! Munarman mengambil air dari dalam gelas dan menyiramkannya ke wajah Tamrin.

Acara pun langsung dihentikan dan diganti dengan program berita lain

Hal ini langsung heboh di Twitter. Sejumlah netizen berkicau. Bahkan ada yang menyebar foto saat insiden penyiraman terjadi. "Si Munarman jubir FPI beraksi lagi. Nyiram muka Guru Besar UI pake air teh cm krn beda pendapat!!" tweet @stefaindra. "Munarman FPI nyiram kopi bukan berarti jadi semangat dukung RUU Ormas lho ya. Sila baca RUU memetwit ini," kicau pengguna Twitter lain,
 
Sumber : youtube.com, news.detik.com, liputan6.com
 

Polisi Periksa 7 Orang Terkait Kecelakaan Tucuxi Dahlan di Magetan

Magetan - Pasca kecelakaan mobil listrik Tucuxi yang dikendarai Menteri BUMN Dahlan Iskan di Desa Dadi, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Satlantas Polres Magetan telah memeriksa 7 saksi. Namun hasilnya belum bisa disimpulkan.

"Kita telah memeriksa tujuh saksi dalam kecelakaan Tucuxi. Untuk hasilnya masih belum disimpulkan karena harus berkoordinasi dengan Ditlantas Polda Jatim, Labfor Polda Jatim serta dari Dishub," ucap AKBP Agus Santoso saat ditemui detikcom di ruang pemeriksaan Satlantas Polres Magetan Minggu, (6/1/2013).

Agus menyatakan telah meminta keterangan Dahlan Iskan. Kalau hasilnya sudah selesai, maka Dahlan akan diundang untuk menjalani pemeriksaan secara resmi.

Beberapa saksi yang diperiksa di antaranya sopir Kijang, Marsono, teknisi mobil serta anggota rombongan yang mengikuti uji mobil listrik Tucuxi, Ricky.

"Saya bersyukur telah selamat tanpa luka. Tadi telah dimintai keterangan oleh polisi. Sementara untuk keperluan penyelidikan, saya tinggal di Pesantren Sabilil Muttaqin Takeran," ucap Ricky sambil masuk mobil Pengurus PSM Takeran.

Di ruang pemeriksaan Satlantas Polres Magetan juga terlihat Rudi Purnomo, pemilik bengkel Kupu-kupu Malam.Tapi pria ini enggan berbicara terkait kecelakaan.

"Saya datang kesini karena diminta untuk menyelamatkan mobil Tuxuci. Dengan polisi tadi hanya ngobrol-ngobrol saja" ucapnya singkat.(detik.com)
 
.
.
All Video Clip »

Video Clip

Info Internet

Ekonomi dan Bisnis

Lifestyle

Female

Info Dunia

Tahukah Anda

Info Otomotif

Aneh Nyata